Baccarat Online_Betting skills_Online Baccarat Sports_Baccarat Super Sum

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Situs resmi mahkota

Sebelum terjReReal Money Gambling Siteal Money Real Money Gambling Sitegambling Siteadi paReal Money Gambling Sitendemi, kebun binatang sering didatangi pengunjung setiap Real Money Gambling Siteharinya. Tempat ini merupakan hiburan sekaligus tempat edukasi yang murah meriah bagi masyarakat. Orang-orang bisa melihat dan berinteraksi langsung dengan berbagai hewan di sana. Tetapi, kondisi itu jelas berubah setelah virus corona merebak. Banyak tempat umum yang terpaksa ditutup demi physical distancing, termasuk kebun binatang.

Dilansir dari BBC, Kebun Binatang Bandung telah mengurangi pakan bagi sekitar 850 satwa koleksinya. Penghematan itu terpaksa dilakukan karena mereka sudah tutup sejak awal Maret dan nggak mendapat pemasukan. Akibatnya, para hewan terpaksa diberi makanan dalam jumlah yang lebih sedikit. Sebagian hewan jadi nggak bisa makan setiap hari karena mau nggak mau harus puasa.

Agar bisa bertahan, sejumlah kebun binatang kembali dibuka untuk umum di tengah pandemi. Di antaranya adalah Lembang Park & Zoo dan Kebun Binatang Bukittinggi. Pada 20 Juni mendatang, Kebun Binatang Ragunan di Jakarta juga akan melakukan hal yang sama. Tempat itu terkenal dan dulu bisa dikunjungi puluhan ribu orang setiap harinya. Tentu butuh penyesuaian agar kondisinya nggak penuh sesak. Yuk simak protokol kesehatan yang akan diterapkan di sana, seperti dilansir dari Tempo:

Kondisi ini membuat 70 ribu hewan menghadapi kelaparan massal di kebun binatang Indonesia. Di Kebun Binatang Bandung, dulu harimau benggala besar diberi 10 kg daging per dua hari. Sistemnya adalah “sehari makan dan sehari puasa”. Setelah pandemi, jumlah makanan dikurangi jadi 8 kg dengan campuran daging yang lebih murah. Selain itu, para petugas memanfaatkan pohon bambu di sekitar kebun binatang sebagai campuran pangan untuk para gajah.

Akibatnya, orang-orang nggak bisa datang ke kebun binatang untuk sementara. Para pegawainya pun banyak yang dirumahkan dan kehilangan pemasukan. Kini memasuki tahapan baru dalam masa pandemi, tempat seperti kebun binatang banyak bersiap membuka kembali pintunya untuk pengunjung. Namun ternyata, tak semudah itu mengembalikan kondisi seperti sedia kala. Selain wajib mengikuti protokol kesehatan yang ketat, pihak pengelola mengamati perubahan perilaku pada hewan-hewan selama pandemi. Berikut kisah selengkapnya.

Dengan protokol kesehatan yang sejelas itu, semoga orang-orang bisa tertib selama berkunjung ke kebun binatang. Sebab kalau protokolnya dilanggar, bisa-bisa muncul kasus corona yang baru lagi.

Untuk mengatasi perubahan tersebut, petugas Gembira Loka melakukan terapi pada hewan. Perilaku para satwa dilatih setidaknya sekali dalam sehari. Misalnya, burung-burung dilatih dengan berbagai gerakan yang biasanya dilakukan untuk interaksi dengan pengunjung. Sementara itu, para gajah diajak jalan-jalan secara berkala oleh pawangnya dengan mengelilingi danau buatan Mayang Tirta.

Dilansir dari Tempo, sejumlah satwa di Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta mengalami perubahan perilaku akibat jarang dikunjungi. Burung-burung jadi gampang terkejut dan takut pada orang lain. Lutung jawa yang biasanya enerjik dan berperilaku lucu jadi lebih banyak memerhatikan dan mengawasi orang yang melintas di dekat kandangnya. Sementara itu, harimau sumatra jadi lebih sering menunjukkan eksistensi seperti di habitat aslinya.