Misteri di Balik Terbentuknya Lembah Sungai Ku「Live Baccarat」no Mars Terungkap

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Situs resmi mahkota

PLive BaccarateLive BaccaraLive BaccarattLive Baccaratnelitian sebelumnya yang mempelajari citra satelit telah mengungkapkan bahwa beberapa kawah dan lembah-lembah yang dalam diakibatkan oleh banjir.

KOMPAS.com - Saat ini, Mars kering kerontang seperti padang gurun yang luas. Namun, planet merah itu pernah sangat basah, dibuktikan dengan permukaan tanah Mars yang dipenuhi bekas aliran air dan kawah danau.

Baca juga: Misi NASA di Mars Dihentikan Sementara, Apa Penyebabnya?

Kita tahu bahwa, ketika danau ini menjadi terlalu penuh, mereka akan menembus dinding kawah dan menyebabkan banjir besar di lanskap sekitarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Temuan ini sedikit mengejutkan karena danau kawah dianggap sebagai anomali satu kali untuk waktu yang lama."

Mars ternyata pernah diterjang banjir bandang yang membuang sedimen tanah Mars dalam jumlah besar. Hal ini mengubah bentuk lanskapnya menjadi berbentuk kawah.

Kali ini, Goudge dan timnya mengambil pendekatan berbeda.

Menurut penelitian yang terbit di Nature pada Rabu (29/9/2021), banjir ini berasal dari danau yang meluap hingga akhirnya meciptakan kawah di permukaan Mars.

Itu karena proses seperti erosi dan aktivitas tektonik telah menghapus banyak kawah tumbukan dari permukaan bumi. Akibatnya, kedua planet memiliki profil permukaan yang sangat berbeda.

Alih-alih memeriksa satu kawah dan kawasan di sekitarnya, studi mereka mengkaji 262 danau kawah yang rusak dan bagaimana proses pembentukannya di permukaan Mars.

Di Mars, banyaknya kawah kuno berarti bahwa, miliaran tahun yang lalu, ketika planet merah masih basah, danau kawah sangat umum.

Hal itu didapat dari citra satelit yang mengorbit di planet merah dengan gambar yang detail.

"Jika kita bertanya bagaimana sedimen berpindah melintasi lanskap di Mars kuno, banjir adalah proses yang mungkin bisa melakukannya," kata geoscientist Tim Goudge dari University of Texas di Austin dilansir Science Alert, Rabu (29/9/2021).

Berbeda dengan pergerakan air yang mengubah lanskap di Bumi, di Mars hal ini terjadi dalam waktu singkat hanya beberapa minggu.

Dibandingkan dengan Bumi, Mars cukup penuh dengan kawah.