Tari Perang, Mela「Football betting app」mbangkan Kepahlawan dan Kegagahan Rakyat Papua

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Situs resmi mahkota

SFootball betting appeiriFootFootball betting appBall betting appng perkembangan zanam dan sudah tidak adanya perang suku, tarian ini kemudian sebagai tari pertunjukan atau penyambutan tamu-tamu yang datang ke Papua.

Tari perang merupakan tarian yang mampu mengobarkan semangat. tari perang termasuk dalam tarian grup atau kelompok yang menjadi tarian kolosal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dalam jurnal Keunikan Acara Adat Bakar Batu dan Noken sebagai Daya Tarik Wisata Budaya Masyarakat di Papua (2018) karya Erina Elas, tari Perang adalah tari yang melambangkan kepahlawanan dan kegagahan rakyat Papua.

Hampir semua tari yanga da di Papua dalah tari upacara yang dianggap sakral. Tari Falabea merupakan salah satu tari tradisional Papua yang juga disebut dengan Tari Perang Papua.

Tari Falabea memiliki arti perang dan menggambarkan sifat kepahlawanan. Tari Falabea maupun tari Perang memiliki tiga susunan tari, yaitu:

Dalam tarian ini dilakukan gerak badan dan kaki. Formasi tari Falabea sudah mengalami perkembangan. Dari bentuk lingkaran menjadi bentuk garis lurus.

Pada zaman dahulu, Papua sering mengalami perang antar-suku. Tarian ini kemudian dilakukan untuk memberikan semangat dan membangkitkan keberanian para pasukan untuk berperang.

Tarian ini biasanya dibawakan oleh masyarakat pegunungan dan digelar ketika kepala suku memerintahkan untuk berperang.

Baca juga: Tari Bidu, Media Mencari Jodoh di NTT

Baca juga: Tari Suanggi, Tarian Bernuansa Magis dari Papua Barat

Dalam pertunjukan tari Perang, penari menggunakan busana tradisional daerah Papua. Busana terdiri dari rok dari akar dan daun-daun yang dipasang pada pinggang. Penari biasanya membawa senjata, seperti panah.

Tari Perang diiringi dengan alat musik tifa dan alat musik tiup dari kerang. Irama yang dimainkan adalah irama perang penuh semangat.

Lantunan lagu atau sorak-seoakan juga menggambarkan semangat pejuang sebelum masuk medan perang.

KOMPAS.com - Tarian rakyat pada dasaranya adalah upacara adat, perayaan syukur atas suatu hal, seperti panen atau upacara-upacar ritual.

Baca juga: Tari Gareng Lameng, Ungkapan Syukur Masyarakat NTT

Dalam buku Mengenal Tarian dan Seni Papua (2010) oleh Dewi Nurhayati, tari Perang biasanya disebut juga tari Falabea. Pertunjukan tari ini umumnya dilakukan di tanah lapang pada petang atau malam hari.

Sedangkan untuk aksesorinya, yakni kaling dari manik-manik, ikat kepala khas Papua, dan gelang yang terbuat dari bulu-bulu. Tidak lupa, badan dari penari biasanya di cat dengan motif khas Papua.