Penggunaan Huruf Miring da「European mainstream betting company」n Tebal

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Situs resmi mahkota

KOMPAS.com – Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa European mainstream betting companyindonesia (PUEBI), diatur penggunaan huruf termasuEuropean mainstream betting companyk huruf tebal dan miring.

Baca juga: Contoh Kata Imbuhan dan Terikat

Kata-kata apakah saja yang harus dicetak miring dan tebal?

Dilansir dari PUEBI Daring, nama orang, lembaga, dan organisasi dengan bahasa asing maupun bahasa daerah tidak perlu ditulis dalam huruf miring. Garis bawah pada kata juga bisa menggantikan tulisan miring jika tulisan dibuat dengan tulisan tangan atau mesin ketik.

Penulisan miring tersebut juga berlaku dalam daftar pustaka, contohnya:

Baca juga: Contoh Kata Tugas Hubungan Logis

Berikut adalah aturan penggunaan huruf miring dan tebal yang dilansir dari buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2016):

Huruf miring dapat dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan suatu kata ataupun kelompok kata dalam kalimat. Sehingga dapat menegaskan apa yang ingin disampaikan dalam suatu kalimat, seperti:

Huruf tebal digunakan untuk mempertegas bagian-bagian dalam suatu karangan. Misalnya menulis judul, judul bab, dan judul sub-bab dalam huruf tebal. Contohnya:

Huruf miring dipakai untuk menusliskan setiap unsur dari judul karya seperti nama buku, nama majalah, nama situs, ataupun nama surat kabar yang dikutip dalam tulisan.

Ketika membuat suatu tulisan, terkadang menggunakan kata yang harus dicetak miring maupun tebal. 

Baca juga: Pengertian Kata Baku dan Tidak Baku

Jika dalam suatu kalimat telah terdapat huruf miring, maka huruf tebal dapat digunakan untuk menegaskan unsur dalam kata yang dicetak miring tersebut. Misalnya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Huruf miring digunakan untuk menuliskan ungkapan bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan juga bahasa asing dalam suatu kalimat, contohnya:

Penggunaan huruf miring, di antaranya:

Bab. 8 Kromosom 9 (Penyakit)

Perubahan materi genetik (mutasi) dalam kromosom dapat membuat seseorang mengidap penyakit. Penyakit tersebut kemudian dapat diturunkan ke keturunnya berdasarkan sifat dominan atau resesifnya.

Bab. 1 Kromosom 2 (Spesies)

Kromosom adalah materi genetik yang membangun segala macam fisik yang dimiliki oleh makhluk hidup. Perbedaan jumlah, bentuk, gen, dan urutannya dalam kromosomlah yang membedakan satu spesies makhluk hidup dengan spesies lainnya.

 Untuk penggunaan huruf tebal, sebagai berikut: