Vaksin 「Baccarat play and rules」Nusantara Terawan Berbasis Sel Dendritik, Apa Bedanya dengan Vaksin Lain?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Situs resmi mahkota

"Saat ada baBaccaBaccarat play and rulBaccarat play and rulesesrat play and rulesnyak antigen yang Baccarat play and rulesmasuk ke tubuh melalui vaksin kemudian diserap oleh sel dendritik, lalu sel dendritik akan memaparkan bagian tubuhnya potongan-potongan antigen itu. Gunanya untuk mengajari sel B (memproduksi antibodi)," papar dia.

Apa itu sel dendritik?

Saat seseorang disuntikkan vaksin, di dalam vaksin itu ada yang namanya antigen.

Kita peduli, pandemi berakhir!

"Ketika antigen masuk ke dalam jaringan kulit, nanti dia akan ketemu dengan sel dendritik," ujar Ahmad, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: Apakah Pasien Kanker Bisa Mendapat Vaksin Covid-19? Ahli Jelaskan

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Vaksin Nusantara ini merupakan vaksin personal berbasis sel dendritik (dendritic cell).

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Sebelum menjelaskan soal vaksin berbasil sel dendritik, Ahmad menjelaskan terlebih dahulu dasar termonilogi vaksin.

Seperti dilaporkan Kompas TV, Selasa (16/2/2021), Terawan menjelaskan bahwa vaksin Nusantara menggunakan bahan serum darah dari masing-masing individu.

Sel dendritik adalah sel imun yang berfungsi sebagai guru.

Antigen merupakan bagian dari virus atau virus yang dilemahkan dan dapat memicu tumbuhnya antibodi dalam tubuh seseorang yang disuntik.

KOMPAS.com - Mantan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto bersama dengan Aivita Biomedical Corporation AS, Universitas Diponegoro, dan RS Kariadi Semarang, memprakarsai pembuatan vaksin Covid-19 Nusantara.

Di dalam tubuh manusia, ada dua macam sel, yakni sel B dan sel T. Sel yang bertugas memproduksi antibodi adalah sel B.

Menjawab pertanyaan tersebut, Kompas.com menghubungi ahli biologi molekuler Indonesia, Ahmad Utomo.

"(Sel dendritik) gurunya sel-sel yang nantinya memproduksi antibodi," jelas dia.