Astronom Benarkan Fireball Si Meteor Terang「Buy lottery app」 Jatuh di Langit Yogyakarta, Ini Penjelasannya

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Situs resmi mahkota

ABuBuy lottery appy lottBuy lottery appery appdapun, satu cBuy lottery appitra Buy lottery appfotografis yang menangkap penampakan fireball meteor ini adalah citra Aryo Kamandanu yang mengambil lokasi di Ngoto, Bantul, Yogyakarta.

Baca juga: Meteor Jatuh di Gunung Merapi, Begini Proses Terjadinya Hujan Meteor

Informasi ini kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @penjelajah.langit.

"Ini adalah versi penuh dari gambar yang saya coba semalam. Sebuah Star Trail yang cukup panjang awalnya adalah tujuan berburu saya malam itu. Saat saya asik asiknya tiduran di sawah, mata saya sekelebat menangkap kilatan cahaya fireball itu, cukup singkat, tidak sampai 6detikan dan menghilang," tulis dia.

Marufin meyakini bahwa hasil tangkapan layar Aryo tersebut adalah meteor terang atau fireball karena gambar penampakan kilatan cahaya tersebut.

Gambar meteor jatuh bercahaya terang atau fireball tersebut ia dapatkan ketika tengah berburu bintang-bintang menggunakan ponselnya pada, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Foto Meteor Jatuh di Puncak Gunung Merapi, Astronom Sebut Jenis Fireball

Meteor terang atau fireball meteor yang jatuh di Yogyakarta ini tampak 'berkepala' kemerah-merahan, mengindikasikan bahwa kecepatan geraknya relatif lambat sehingga kemungkinan besar berasal dari fragmen asteroid yang memasuki atmosfer Bumi.

KOMPAS.com - Astronom Amatir Indonesia, Marufin Sudibyo membenarkan adanya penampakan meteor terang (fireball) di langit selatan Yogyakarta, pada pukul 21.30 WIB, Senin (12/7/2021).

Sebelumnya diketahui, sebuah unggahan foto mengenai kilatan cahaya di Yogyakarta kembali viral di media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Foto tersebut diunggah akun Instagram @Aryo.akise, yang mengaku menangkap momen tersebut dengan ponselnya.

"Ya. Banyak saksi mata melaporkan meskipun sejauh ini hanya ada satu citra fotografis yang memperlihatkan keberadaan meteor-terang tersebut," kata Marufin kepada Kompas.com, Selasa (13/7/2021).